Intelijen Media Analisis Bengkulu adalah platform independen yang mengagregasi, mengklasifikasi, dan menganalisis berita-berita dari seluruh Provinsi Bengkulu — dari Kota Bengkulu hingga Mukomuko, dari Rejang Lebong hingga Kaur.
Setiap hari, sistem ini memantau puluhan sumber media lokal, mengelompokkan berita ke dalam topik-topik hangat secara otomatis, dan menyajikannya dalam bentuk peta interaktif serta ringkasan editorial berbasis analisis AI. Tujuannya sederhana: memberikan perspektif yang lebih jernih tentang apa yang benar-benar terjadi di Bengkulu — bukan sekadar kumpulan headline, melainkan pemahaman akan pola, tren, dan isu yang berkembang.
Kami percaya bahwa informasi yang terstruktur dan dianalisis dengan baik adalah fondasi dari masyarakat yang sadar akan lingkungan sekitarnya. Platform ini lahir dari keprihatinan terhadap banjir informasi yang tidak terkelola — berita berserakan di berbagai portal, sulit dilacak, sulit dihubungkan satu sama lain. Dengan pendekatan Artificial Intelligence, kami mencoba menjawab tantangan itu.
Seluruh pipeline — dari pengambilan RSS, pengelompokan topik, geotagging, analisis sentimen, hingga generasi konten editorial — dijalankan secara otomatis menggunakan model AI modern. Analisis harian yang muncul di setiap artikel adalah hasil generative AI yang dilatih untuk memberikan konteks dan insight, bukan sekadar meringkas berita.
Dibangun dan dikelola oleh Muhammad Rizki — seorang AI Researcher & AI Builder yang berfokus pada pengembangan sistem cerdas untuk aplikasi dunia nyata. Dengan latar belakang dalam riset dan rekayasa AI, Rizki percaya bahwa teknologi tidak harus rumit untuk memberikan dampak — kadang, solusi paling berdampak adalah yang membuat informasi kompleks menjadi mudah dipahami.
Platform ini adalah wujud nyata dari kepedulian terhadap Bengkulu — provinsi yang kaya akan peristiwa dan dinamika, namun sering luput dari perhatian karena berita yang tersebar dan sulit dicerna. Bukan sekadar proyek teknis, ini adalah upaya untuk menjembatani data dan kesadaran publik melalui kecerdasan buatan.
© 2026 Muhammad Rizki · Intelijen Media Analisis Bengkulu