Dinas Pariwisata Fokus Kembangkan Industri Wisata Berbasis Kearifan Lokal
PedomanBengkulu.com, Bengkulu- Dinas Pariwisata Kota Bengkulu berkomitmen penuh untuk memajukan sektor pariwisata daerah.
Fokus utama saat ini adalah mewujudkan Kota Bengkulu sebagai destinasi pariwisata yang unggul demi mendorong bangkitnya industri pariwisata yang berlandaskan kearifan lokal.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu Nina Nurdin menjelaskan, visi tersebut menjadi kompas utama dalam menyusun program kerja strategis ke depan. Pihaknya ingin memastikan bahwa kemajuan pariwisata tidak akan menghilangkan identitas dan akar budaya masyarakat lokal Bengkulu.
"Kami ingin mewujudkan Kota Bengkulu sebagai destinasi pariwisata yang unggul menuju bangkitnya industri pariwisata yang berlandaskan kearifan lokal,” ujar Nina dalam keterangannya, Rabu (8/7/26).
Untuk merealisasikan visi besar tersebut, Dinas Pariwisata telah menyusun empat poin misi utama. Poin-poin tersebut mencakup pengembangan pariwisata berkelanjutan, peningkatan rasa aman bagi wisatawan, penguatan pemasaran, hingga kemitraan usaha yang bertanggung jawab.
“Langkah pertama kami adalah mengembangkan kepariwisataan daerah yang berkelanjutan. Tujuannya agar pariwisata kita mampu berdaya saing di tingkat nasional serta menjadi motor penggerak bagi pembangunan daerah dan peningkatan ekonomi kreatif masyarakat,” tambah Nina.
Selain keberlanjutan ekonomi, kenyamanan wisatawan di destinasi juga menjadi perhatian serius. Dinas Pariwisata menargetkan hadirnya kawasan wisata yang ramah lingkungan sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan daerah.
"Kami terus berupaya mewujudkan destinasi pariwisata yang aman, nyaman, menarik, dan berwawasan lingkungan. Ini penting guna meningkatkan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat secara luas," jelasnya.
Dari sisi promosi, Nina Nurdin menekankan pentingnya sinergi untuk memperluas jangkauan pasar pariwisata Bengkulu, baik di kancah domestik maupun global.
"Kami juga berfokus mengembangkan pemasaran pariwisata yang sinergis, unggul, dan bertanggung jawab. Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan citra serta daya saing pariwisata di tingkat nasional maupun internasional," tegas Nina.
Sebagai penutup, Nina mengajak seluruh pelaku usaha dan elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam membangun industri pariwisata yang sehat dan tetap menjaga kelestarian alam sekitarnya.
"Misi terakhir kami adalah mewujudkan industri pariwisata yang berdaya saing melalui kemitraan usaha.
Seluruh ekosistem ini wajib bertanggung jawab terhadap lingkungan alam dan sosial budaya yang kita miliki," tutup Nina.
Baca selengkapnya
Kembali ke berita hari ini